Makna Pertemuan

"Apakah makna pertemuan?" tanya seorang pemuda kepada sang sufi.

Sang sufi hanya menatap datar pemuda di depannya. Diam tak bergeming.

"Apakah makna pertemuan?" kembali pemuda itu mengulangi.

Mencoba tersenyum, membujuk sang Sufi menjawabnya. Sang Sufi tetap diam. Lagi-lagi hanya menatap datar.

"Apakah makna pertemuan?" pemuda itu belum menyerah, bertanya ke tiga kalinya. Ke empat, ke lima, ke enam, ke tujuh, hingga ke sepuluh kalinya. Kemudian pemuda itu menangis.

Sang sufi masih tetap diam.

"Tuan, ribuan kilometer aku berjalan hanya untuk bertemu denganmu. Menghabiskan bulan-bulan sepanjang tahun ini hanya untuk mengerti makna satu kalimat itu. apakah makna pertemuan? mengapa Tuhan kadang seolah sengaja membuat kita bertemu dengan orang-orang yang tidak ingin kita temui, tapi sebaliknya malah tidak pernah bertemu dengan orang-orang yang ingin kita temui," terang pemuda itu.

"Apakah makna pertemuan. Mengapa sebuah pertemuan terkadang bisa memicu kembali seluruh kesedihan, kebencian, atau kegembiraan. Rasa rindu, juga kenangan masa lalu. Mengapa sebuah pertemuan bisa terjadi di situasi yang benar-benar tidak terduga, tidak mungkin, dan tidak-tidak lainnya. Tapi ia tetap saja tega terjadi," pemuda menerawang, mengisahkan benak yang tergambar. Rasa keingintahuannya begitu besar, "aku mohon, jawablah..." ratapnya.

Sang Sufi menyeruput teh, lalu kembali diam. Lagi-lagi hanya menatap datar. Sejenak kemudian Sang Sufi menunduk. Pemuda itupun ikut menunduk.

Sudahlah, tak akan kudapatkan jawaban. Sebaiknya aku pulang, pikir pemuda itu. Tapi persis saat si pemuda hendak bangkit, hendak pamit pulang, Sang Sufi entah kenapa membuka mulutnya,"apakah itu pertemuan? apakah itu makna sebuah pertemuan?" suara Sang Sufi terdengar amat bijak, meski menghela nafas berat.
.
"Kau datanglah ke Perempatan Kesesi, tepat pukul 16.15, hari jum'at, 21 Agustus, seratus tahun dari sekarang. Maka kau akan berkesempatan mengerti dengan memperhatikan hati-hati dua wajah yang salah tingkah, entah mau berkata apa ketika pertemuan yang mereka 'inginkan' itu terjadi. Simak perbincangan mereka, gesture tubuh mereka, wajah merah mereka, maka kau akan mengerti. Itulah makna sebuah pertemuan," sang Sufi tersenyum.

tentang Makna Pertemuan


Terlihat sinar cerah terpancar dari si Pemuda.


 *) Saduran dari catatan Tere-Liye di Blog Multiply


Tidak ada komentar: